Kapolrestabes Makassar, “BEDA WARTAWAN DULU DAN SEKARANG”

Penasihat PWI Sulsel, Andi Pasamangi Wawo (kiri) menyerahkan buku saku pedoman wartawan kepada Kapolrestabes Makassar.
Penasihat PWI Sulsel, Andi Pasamangi Wawo (kiri) menyerahkan buku saku pedoman wartawan kepada Kapolrestabes Makassar.

Makassar-sulseltoday.com– Wartawan dulu dan sekarang tetap sama, ada muntaber, WTS dan abal abal. Bedanya, dulu biar oknumnya muncul tanpa berita (Muntaber) atau terkenal dengan wartawan tanpa suratkabar (WTS), tapi tetap lakukan konfirmasi.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Dr.Moh Ngajib, S.Ik, MH mengatakan hal ini ketika menerima Owner Media SSIndonesia.Co.Id, Suparno bersama timnya didampingi Penasihat media SSI yang juga Ketua Dewan Penasehat PWI Sulsel Andi Pasamangi Wawo, di ruang kerjanya, Senin siang (25/3).

Dikatakan, saat ini teman Wartawan cukup banyak tapi sedikit yang melakukan konfirmasi. Beritanya kadang muncul tanpa konfimasi. ” Yang membingungkan kami kadang merasa dirugikan”, tuturnya, sambil menambahkan, bahkan biasa kalau ada kejadian ‘menarik’ informasinya dikejar terus. Tapi ketika sudah ditangani, tidak diberitakan.

“Tahanan lari misalnya, saya sibuk dikonfirmasi. Beritanya ramai. Giliran ditangkap, beritanya sepi”. Hal seperti ini, menurutnya, perlu jadi perhatian bersama.

Namun demikian, Kapolrestabes yang dikenal akrab dengan Wartawan sejak Perwira Pertama bertugas di Makassar ini, tetap mengakui peranan Pers sangat membantu tugasnya selama ini dalam memelihara gangguan Kamtibmas di wilayahnya.

“Pengalaman ini mendidik saya bisa memilih dan memilih, mana Wartawan dan Media yang profesional”, senyumnya.

Menanggapi hal seperti itu, Andi Pasamangi Wawo mengakui banyak keluhan seperti itu karenanya, dia berharap mitra kerja Wartawan sebaiknya mengetahui juga Tupoksi Wartawan, agar mampu meramu informasi aktual yang diperoleh jadi berita akurat untuk disebarkan ke masyarakat.

Tokoh Pers Sulsel ini mengajak agar pihak yang merasa dirugikan akibat pemberitaan, dapat melakukan Hak Jawab untuk meluruskan berita dimaksud.

“Itu wajib hukumnya bagi media yang memuat untuk memberitakan pada kesempatan pertama”, katanya, sambil mengapresiasi “perhatian” Kapolres.

Kunjungan silaturahmi sekaligus sebagai ajang bernostalgia ini ditandai pemberian ‘Buku Saku Wartawan Dewan Pers’ yang memuat ‘aturan main’ Wartawan profesional dari Andi Pasamangi Wawo mewakili Tim SSIndonesia.Co.Id disaksikan Kabagops dan Kasi Humas Polrestabes Makassar. (AP/ADM).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *